Contoh Naskah Drama Tentang Lingkungan

Contoh teks drama tema kepedulian lingkungan menjadi bahasan kita pada kesempatan kali ini. Beberapa contoh teks dialog drama yang sudah saya publish pada kesempatan sebelumnya diantaranya adalah contoh naskah drama Guru dan Murid, contoh naskah drama anak sekolah, dan contoh naskah drama lucu.

Berikut contoh naskah drama tentang lingkungan, semoga bermanfaat bagi Anda.

Judul : Kepedulian Lingkungan
Tema : Sosial
Jumlah pemeran : 4 orang
Durasi : Pendek
Penokohan :

Andi :
Belakangan ini lingkungan kita sepertinya sangat tidak terjaga. Banyak sampah yang dibuang tidak pada tempatnya sehingga kondisi desa kita terlihat sangat kotor.

Luki :
Apa yang kamu bilang itu memang benar., tapi mau gimana lagi masyarakat memang banyak yang tidak memiliki kesadaran.

Johan :
Iya, aku sendiri heran sama warga di desa kita ini. Padahal kebersihan itu kan sangat berdampak pada kondisi kesehatan di desa kita ini.

Arif :
Bagaimana kalau kita sosialisasikan kepada warga tentang pentingnya untuk menjaga kesehatan lingkungan kita ini? supaya desa tercinta ini bisa bersih dan terlihat menyejukkan.

Andi :
Aku setuju sekali dengan ide kamu. Sepertinya itu bisa memberikan solusi. Aku yakin warga akan tumbuh kesadaran untuk mau menjaga lingkungan di desanya.

Luki :
Apa kamu yakin mereka akan tumbuh kesadaran? Kalau kamu memang yakin ya sebaiknya kita coba saja kalau begitu.

Johan :
Yakin tidak yakin kita pantas mencobanya, kan itu salah satu cara untuk mewujudkan kesadaran masyarakat, betul nggak?

Arif :
Iya, kamu benar. Ya sudah, kalau beitu besok aku akan memberikan undangan kepada warga untuk berkumpul di balai Desa dan kita akan mensosialisasikan pentingnya menjaga lingkungan bagi masyarakat.

Mereka berempat akhirnya bubar, dan keesokan harinya mereka akan berkumpul untuk mulai mempersiapkan diri membahas agenda sosialisasi tersebut.

Related Posts:

Contoh Drama Guru dan Murid

Jika Anda sedang mencari contoh naskah drama Guru dan Murid, berikut ini saya share contohnya. Sebuah dialog drama pendek antara guru dan siswa yang diharapkan dapat Anda jadikan sebagai bahan referensi untuk penulisan teks drama Anda.

Contoh teks drama sebelumnya :


Judul drama : Guru dan Murid
Tema drama : Pendidikan
Jumlah pemain : -
Penokohan : Hilma (Guru), Lukas (siswa), Giring (siswa)

Sinopsis

Lukas adalah salah satu siswa yang sering tidak mengerjakan PR yang diberikan oleh guru lantaran sering tidak paham dengan PR yang diberikan. Pada hari itu Lukas ditanya oleh bu Hilma tentang PR yang diberikannya, dan Lukas menjawab kesulitan untuk mengerjakannya sehingga PR tersebut tidak dikerjakannya. Giring adalah salah satu siswa yang sangat berprestasi disekolahnya, Giring mencoba menasehati Lukas agar mau bertanya ketika ada ulangan yang tidak dia mengerti agar dia bisa mengerjakan PR.

Bu Hilma :
Anak-anak, bagaimana dengan PR yang ibu berikan, apakah sudah dikerjakan semuanya?

Murid :
Sudah Bu.

Bu Hilmi :
Bagus, itu baru murid Ibu! nah, kamu Lukas.. sudah dikerjakan kan PR yang ibu berikan kemarin?

Lukas pun terlihat tidak bisa menjawab pertanyaan bu Hilma dengan wajah yang terlihat ketakutan dan gugup sekali.

Bu Hilam :
Lukas! kok bengong? sudah dikerjakan belum PR nya?

Lukas :
Belum Bu..

Bu Hilma :
Lho.. kok kamu belum mengerjakan? kan yang lain sudah pada selesai semua? emang kamu ngapai saja?

Lukas :
Bukannya tidak mau mengerjakan bu, tapi PR yang ibu kasih sangat sulit. Aku sudah berusaha mengerjakannya, tapi nggak bisa.

Bu Hilma :
Lukas, kan ibu sudah tegaskan berkali-kali waktu kita dikelas.. kalau ada yang belum dipahami kamu kan bisa bertanya. Ibu pasti akan menjelaskan lebih lanjut kepada kamu.

Lukas :
Iya sih bu, tapi aku kan malu kalau yang lain sudah pada paham dan akunya masih nggak ngeerti-ngerti juga.

Giring pun menyaut percakapan antara bu Hilma dengan Lukas.

Giring :
Bena kata bu Hilma itu Lukas,, kalau kamu nggak paham kan kamu bisa tanya? kenapa harus malu orang yang namanya nggak paham itu kan harus bertanya. Kenapa harus malu?

Bu Hilma :
Nah, apa yang dikatakan Giring itu benar Lukas! lain kali kalau kamu ada yang nggak dipahami kamu harus bertanya sama ibu. Selain itu, kamu juga bisa kan berbagi sama teman-teman kamu seperti Giring. Tanya ke mereka tentang materi pelajarn yang belum kamu mengerti, Giring pasti ngasih tau kamu.

Lukas :
Baik bu, terimakasih atas pengertian Ibu dan kawan-kawan semua.

Para murid pun lantas diminta untuk menyerahkan PR nya kepada ibu Hilma

Bu Hilma :
Baiklah anak-anak.. kalin serahkan PR yang sudah kalian kerjakan kepada Ibu. Ibu akan memeriksa PR yang kalian kerjakan.

Demikian tadi contoh naskah drama antara Guru dan Murid, semoga contoh skrip drama ini bermanfaat bagi Anda.

Related Posts:

Contoh Naskah Drama 9 Orang

Berikut ini adalah contoh teks drama untuk 9 orang pemeran yang mungkin sedang Anda butuhkan. Sebelumnya saya sudah memposting sejumlah contoh naskah drama; contoh naskah drama 5 orang, contoh naskah drama 6 orang dan contoh naskah drama 7 orang.

Contoh teks skenario drama 9 orang dibawah ini merupkana jenis naskah drama singkat. Langsung saja, berikut teks dialognya.

Judul drama : Liburan
Tema drama : Remaja
Penokohan  : -

1. Ali
2. Alan
3. Amin
4. Anam
5. Jaya
6. Risa
7. Alia
8. Nina
9. Lisa

Mereka yang berjumlah 9 orang adalah sahabat antara satu sama lain. Mereka banyak bergi tentang keseharian masing-masing dan sering menghabiskan waktu bersama-sama. Pada suatu kesempatan Amin bermaksud mengajak teman-temannya untuk berlibur kerumah kakeknya dikampung yang dinilainya sangat pas untuk menghilangkan stress.

Ali :
Nggak nyangka hari ini kita bisa pada ngumpul bareng, padahal nggak direncanakan sebelumnya.

Alan :
Iya nih, gue juga heran kok bisa-bisanya ya kita ngumpul bareng kayak gini padahal nggak ada acara sebelumnya.

Amin :
Iya, mungkin inilah sahabat, nggak perlu dirancang juga pada ketemu sendiri momen dimana kita semua pada ngumpul bareng.

Anam :
Bener kata kamu Min, dan yang namanya sahabat itu memang cukup berarti, buktinya baru bisa ngumpul bareng kayak gini aja aku udah seneng banget.

Jaya :
Yup, setuju sama kami Nam. Gue juga seneng banget kalau lagi ngumpul rama kayak gini, jadi seru dunia ini!

Risa :
Oya, kalian apa kabar semuanya? Pada baik-baik semuanya kan?

Alia :
Alhamdulillah... aku baik-baik saja, sehat wal'afiat nggak kurang satu apapun. Kamu Nin, apa kabar? Masih lancar kan yang kemarin?

Nina :
Ya, so far so god lah.. semoga tetep bisa seperti yang direncanakan sedia kala. Jadi makin asyik kan kalau nggak ada kendala.

Lisa :
Eh... apaan yang lancar nih? Nggak mau ngasih tahu aku ya!

Nina :
Apaan sih Lis, nggak penting kok. Udah deh nggak usah dibahas, mendingan kita ngebahas yang lainnya ama teman-teman cowok kita yang pada ganteng ini.

Ali :
Kalau cowok emang nggak pernah cantik kan Nin? yang ada cowok emang selalu ganteng.

Alan :
Benar tuh bilang si Ali!

Amin :
Eh Lis, kamu besok ada acara nggak?

Lisa :
Kenapa emang? Nggak tahu ya.. tapi kayaknya aku nggak ada acara apa-apa deh besok. Mau ngajak kemana emang?

Alia :
Iya, mau ngajak Lisa kemana kamu Min?

Amin :
Bukannya ngajak Lisa doang, aku mau ngajakin kalian semuanya untuk main kerumah kakek aku di kampung.

Lisa :
Oya? asyik dong!

Amin :
Pastinya seru banget sih.. disana kita bisa menikmati pemandangan yang indah, udah gitu suasananya juga tentrem banget. Ayik banget deh pokoknya.

Jaya :
Seru tu.. Yuk pada kesana rame-rame besok.

Anam :
Iya, kedengarannya menggoda banget tuh.

Amin :
Ya udah, besok siapa saja yang maun ngikut biar disiapin "TIKETNYA" nih?

Teman-teman Amin :
Aku, gue,,, Semuanya pada ngikut.

Amin :
Ok, besok kita ketemu di rumah Lisa jam 8 pagi. Kita berangkat pake mobil papaku. Ingat! jangan telat ya!

Teman-teman Amin :
Oke boss.. besok jam 8 pagi kami pasti udah standby dirumah Lisa.

Keseokan harinya, tepatnya jam 8 pagi Amin akhirnya tiba dirumah Lisa dengan membawa sebuah mobil cherry. Disana teman-temannya sudah pada nunggu, dan mereka pun lekas berangkat untuk berlibur dirumah kakek Amin disebuah perkampungan yang dipenuhi kehijauhan.

Demikian contoh naskah drama 9 orang dengan tema seputar kehidupan remaja, semoga contoh naskah drama diatas bermanfaat bagi Anda.

Related Posts:

Contoh Drama Anak Sekolah

Kembali saya share contoh naskah drama. Contoh naskah drama kali ini adalah naskah drama anak sekolah. Sebelumnya saya sudah share contoh naskah drama komedi atau drama lucu, dan kali ini adalah sebuah drama tentang anak sekolah.

Bagi Anda yang sedang membutuhkan contoh teks drama lainnya, sebelumnya saya juga sudah memposting beberapa teks drama, diantaranya adalah contoh naskah drama untuk 9 orang dan contoh naskah drama kelas.

Judul drama : Anak sekolah
Tema : Sosial
Jumlah pemeran : 4 orang

Penokohan :

Budi: Rajin
Runi: Rajin
Yahya: Rajin
Budi: Pemalas

Sinopsis 

Budi, Runi, Yahya dan Toni adalah empat orang bersahabat dimana kebersamaan mereka sudah terjalin sejak mereka duduk dibangku sekolah dasar. Kini mereka berempat sudah berada dibangku sekolah SMP.

Pada suatu hari Budi menanyakan tentang kesiapan ketiga temannya untuk mengikuti ulangan bahasa Indonesia yang akan dilangsungkan keesokan harinya. Dari ketiga temannya, ternyata Toni tidak belajar sama sekali dan lebih memilih untuk menghabiskan wakunya dengan bermain PS.

Budi :
Besok kita akan ada ulangan bahasa Indonesia, apa kalian sudah pada siap?

Runi :
Sudah dong.. aku sudah belajar dari kemarin-kemarin untuk mempersiapkan diri menghadapi ulangan besok.

Yahya :
Aku juga sudah belajar kok. Ya.. muda-mudahan saja nanti nilaiku bagus! Kalu kamu Ton?

Toni :
Aku nggak belajar.

Budi :
Kok nggak belajar Ton? emang kamu ngapain aja? main PS doang ya?

Toni :
Iya sih.. tiap malem aku ngabisin banyak waktu untuk main PS doang. Urusan belajar aku nggak seberapa peduliin.

Runi :
Wah.. payah kamu Ton! nanti kalau nilai kamu jelek gimana?

Toni :
Ya nggak gimana-mana. Kalu aku bisa ya aku kerjakan, kalau nggak bisa ya mau gimana lagi.

Yahya :
Ton, kamu nggak bisa gitu dong. Seorang pelajar itu harus mau belajar, dan belajar itu bukan hanya waktu kita disekolah saja, tapi dirumah pun kita harus belajar, terlebih lagi jika kita belum menguasai mata pelajaran tersebut.

Budi :
Nah, bener tu apa yang dibilang Budi. Kamu nggak malu kalau nanti nilai kamu jelek? orang kita temen-teman kamu saja pasti ngerasa malu ama yang lain kalau nantinya nilai kamu dibawah standar.

Toni :
Kalian malu kenapa? kan yang nilainya jelek itu aku, bukan kalian?

Runi :
Ya meskipun yang nilainya jelek itu kamu, tapi kami semua ini kan sahabat kamu?! apa yang terjadi sama kamu, baik itu baik ataupun buruk kan sebagai teman kita ikut menanggungnya juga.

Yahya :
Iya, kamu mestinya belajar seperti kita Ton. Udahlah, kami nggak melarang kamu main, tapi ya kamu harus tetepa punya jadwal untuk belajar dirumah dong.

Toni pun merasa teman-temannya tersebut ternyata punya perhatian yang sangat mendalam kepada dirinya sehingga dia merasa telah melakukan kesalahan. Toni akhirnya berjanji bahwa dia akan mengikuti nasehat teman-temannya untuk belajar secara rajin.

Toni :
Baiklah, mungkin memang ada yang salah denganku. Ok, setelah ini aku akan ikuti nasehat kalian, aku akan belajar seperti kalian.

Teman-teman Toni :
Nah, itu baru Toni. Bagus kalau kamu sudah sadar, bahwa pendidikan itu penting bagi kita.

Naskah drama anak sekolah - END

Demikian contoh naskah drama anak sekolah yang dimainkan oleh 4 orang pemeran, semoga bermanfaat bagi Anda.

Related Posts:

Contoh Naskah Drama Persahabatan

Teks dialog drama yang akan kita bahas peda kesempatan posting artikel contoh naskah drama kali ini adalah naskah drama tema persahabatan. Naskah drama dengan tema persahabatan memang sangat sering digunakan, terutama untuk pementasan sebuah drama dilingkup lembaga pendidikan, seperti di sekolahan.

Pada postingan sebelumnya, naskah drama yang sudah saya share dengan sahabat pembaca adalah contoh naskah drama pendek, naskah drama 2 orang, dan naskah drama 3 orang. Kali ini saya akan mencoba memberikan sebuah referensi berupa sebuah conoh naskah drama tema persahabatan.

Bagi Anda yang sedang mencari referensi contoh teks drama dengan tema persahabatan, berikut ini contohnya.

Pada suatu hari disebuah kantin

Hilmiah, Djuania dan Dennita  sedang berada di kantin. Mereka sedang makan sambil bercerita. Tiba-tiba datanglah trio evil yang menyambar pembicaraan mereka.

Enie           : Hello, kalian ! ngapain kalian disini ! (memukul meja)

Anisyah      : Ini tuh tempat khusus buat kita ! jadi loh mendingan cabut sana !

Nenie           : Bener tuh ! Loe,  Loe dan Loe out! (menunjuk ke Hilmiah, Djuania dan Dennita)

Hilmiah        : Apa hak kalian mengusir kami. Lagian inikan tempat umum. Bukan tempat bokap kalian !

Anisyah      : Eeeh. Eeeh. Nih anak sudah mulai melawan yah ! Apa perlu saya panggilkan satpam untuk ngusir kalian!

Djuania            : Ok, silahkan saja panggil satpam. Kalian pikir kami takut dengan kalian.

Enie           : Keterlaluan kalian (hampir menampar Djuania, tapi tiba-tiba Dennita berbicara)

Dennita             : Hey.. jangan. Sudahlah, Biar kami saja yang mengalah. Ayo kita pergi dari sini.

Hilmiah, Djuania dan Dennita pun pergi meninggalkan kantin.

Nenie           : Akhirnya mereka pergi juga. Hahaha

Tidak lama berselang bel pun berbunyi. Semua murid mengambil tasnya dan bergegas untuk pulang.

Seperti biasanya grup Sehat sering mengerjakan tugas di rumah Hilmiah. Jadi tiap sore Djuania dan Dennita datang kerumah Hilmiah. Orangtua mereka pun sudah saling mengenal satu sama lain.
Sore, dirumah Hilmiah

Djuania+Dennita    : Assalamualaikum (mengetuk-ngetuk pintu)

Hilmiah        : Waalaikumsalam (membuka pintu) silahkan masuk tuan putri (sambil mengulurkan tangannya kebawah)(sedang bercanda untuk menghibur mereka)

Hilmiah+Djuania+Dennita        : hehehehehe

Mereka ber-3 menuju ke ruang tamu. Tempat dimana mereka sering mengerjakan tugas sambil berbagi cerita. Kali ini tugas yang dikerjakan oleh mereka ber-3 adalah tugas bahasa indonesia yaitu membuat proposal. Mereka lalu mengeluarkan buku dari tas. Tapi kali ini mereka tidak bisa menyelesaikannya karena ada keributan di samping rumah Hilmiah. Entah mengapa orang itu sangat ribut. Mungkin ada masalah di keluarga mereka.

Djuania            : Aduh, berisik amat! Mana bisa kita selesaikan tugas ini kalau situasinya begini.

Dennita             : Tetanggamu kenapa sih? Kok heboh amat!

Hilmiah        : Aku juga nga tau nih. Nga biasa-biasanya mereka ribut seperti ini.

Mereka ber-3 keluar rumah untuk melihat situasi. Ternyata keributan itu datang pada rumah Anisyah. Diluar rumah Anisyah ada kelompok trio evil yang sedang kebingungan. Kelompok Sehat pun menuju ke rumah Anisyah.

Hilmiah        : Anisyah, ada apa dengan kamu?
(Anisyah hanya nangis dan merunduk)

Enie           : Ngapain loh kesini! Sudah pulang sana, mengganggu aja!

Nenie           : Loh kok masih disini. Kalian budek ya! Kami bilang pergi dari sini ! ( dengan suara yang kejam)

Anisyah      : Sudahlah, jangan husir mereka. Mereka kan teman kita juga.

Enie           : Kamu kenapasih Anisyah? Kenapa mesti lo bela mereka?

Nenie           : Anisyah, kamu habis kesambet batu yah ?

Anisyah      : Sudahlah, hentikan semua kebodohan ini.

Enie           : Maksudloh apasih? Gue nga mengerti dengan semua ini!

Nenie           : Baiklah kalo ini mau kamu. Kami akan menurutinya.

Djuania            : Kok kamu sedih sih Anisyah? Emengnya ada apa?

Anisyah      : Aku tidak habis pikir. Kenapa sih orangtuaku selalunya bertengkar. Apa mereka tidak lelah dengan semua ini?

Dennita             : Kamu yang sabar yah Anisyah.

Anisyah      : Tapi aku sudah benar-benar tidak tahan lagi. Hampir setiap hari dan setiap saat aku mendengar bapak dan ibuku bertengkar.

Hilmiah        : Mungkin memang saat ini bapak dan ibumu sedang ada masalah. Berdoa sajalah, semoga masalah mereka segera bisa diatasi.

Enie           : Kami pun akan turut  berdoa agar orangtuamu tidak bertengkar lagi.

Anisyah      : Hatiku hancur waktu mendengar ibuku minta cerai. Seandainya mereka benar-benar bercerai, aku harus ikut siapa? aku malu, malu dan sangat malu sekali teman-teman.

Nenie           : Aku mengerti sekali perasaanmu, tapi kamu juga jangan sampai terlalu sedih karena aku khawatir kalau kamu terlalu sedih nanti malah akan mempengaruhi fisikmu.

Hilmiah        : Iya Anisyah. Semua ini pasti ada jalan keluarnya kok.

Anisyah      : Ah biarlah, seandainya aku sakit, mungkin orang tuaku tidak peduli sama sekali.

Djuania            : Tidak ada orang tua yang tidak peduli dengan anaknya.

Dennita             : Mungkin saat ini mereka berdua sedang ada masalah jadi mereka terlihat sibuk dengan urusan mereka sendiri.

Anisyah      : Percuma aku punya orang tua kalau setiap hari isinya bertengkar saja. Apa mereka berdua tidak malu dengan tetangga yang sudah pasti mendengar suara mereka bertengkar?

Hilmiah        : tapikan biar bagaimana pun juga dia tetap orangtuamu.

Anisyah       : Saya harus bagaimana  (sambil menunduk dan menangis)

Enie            : sampaikan bahwa kamu merasa sangat tidak nyaman bila mereka berdua bertengkar.

Anisyah      : akan saya coba

Nenie           : Nah, kamu jangan sedih lagi ya. Ayo donk tersenyum lagi (sambil mengusap air mata Anisyah)

Anisyah      : terimakasih yah. Kalian sudah ingin menjadi temanku. Dan memberiku semangat dengan cobaan ini. Aku sayang kalian semua.

Hilmiah        : kami juga sayang kok sama kamu.

Kesemua dari mereka lantas berpelukan antara satu sama lain.

Itulah contoh naskah drama dengan tema persahabatan yang bisa saya share dengan Anda pada kesempatan kali ini. Semoga pada postingan berikutnya saya bisa membagikan lebih banyak lagi contoh naskah drama yang mungkin sedang Anda butuhkan.

Related Posts:

Contoh Naskah Drama 5 Orang

Kembali kita akan berbagi contoh naskah drama, dan kali ini contoh naskah drama yang akan menjadi bahasan kita adalah contoh nasakh drama untuk 5 orang pemain. Sebelumnya Anda juga dapat membaca artikel contoh naskah drama 7 orang, naskah drama 6 orang, dan naskah drama singkat.

Bagi Anda yang sedang membutuhkan contoh naskah drama untuk 5 orang pemeran, berikut ini contohnya.

Pagi ini merupakan pagi yang sangat cerah. Jenita dan Joni, dua orang siswa kelas VII sedang asyik membaca-baca buku Biologi diperpus sekolah. Pasalnya nanti siang akan ada ulangan harian mata pelajaran tersebut. Kemudian datang Anggiya, sahabat mereka.

Anggiya: “Mit, Don, rajin sekali kalian berdua!”

Jenita: “Iya dong, tugas kita sebagai pelajar kan memang harus belajar. Hehehe…”

Anggiya: “Iya juga sih. Eh ngomong-ngomong kalian tahu tidak, ada murid baru yang akan masuk ke kelas kita hari ini.”

Joni: “Oh ya, siapa namanya? Lelaki atau perempuan?”

Anggiya: “Lelaki, tapi aku juga belum tahu siapa namanya dan seperti apa rupanya.”

[Bel sekolah berbunyi]

Jenita: “Eh ayo masuk kelas!”

[Ketiganya memasuki ruang kelas. Bu Guru masuk bersama seorang murid baru.]

Bu Guru: “Selamat pagi, anak-anak. Hari ini kita kedatangan teman baru dari Aceh, ia akan menjadi teman sekelas kalian. Silakan perkenalkan dirimu, nak!”
Idwan

Idwan: “Selamat pagi, teman-teman. Nama saya Muhammad Idwan. Saya berasal dari Aceh.”

Jenita [berbisik pada Anggiya]: “Jauh sekali ya, dari Aceh pindah ke Bandung!”
[Anggiya hanya mengangguk tanda setuju]

Bu Guru: “Idwan, kamu duduk di belakang Joni ya [menunjuk sebuah meja kosong]. Untuk sementara kamu duduk sendiri dahulu karena jumlah siswa di kelas ini ganjil.”

[Idwan segera duduk di kursi yang disediakan]

Bu Guru: “Ya baiklah, sekarang kita mulai pelajaran hari ini. Buka buku kalian di halaman 48….”

[Pelajaran pun dimulai]

Tiba saatnya jam istirahat. Idwan, yang belum memiliki teman, diam saja duduk di kursinya sambil menunduk. Rupanya belum ada yang mau mendekati Idwan. Semua siswa di kelas itu masih sungkan dan hanya mau tersenyum saja padanya tanpa berani mengajak ngobrol lebih lanjut.

Joni: “Psst, Mit, Nggi, coba lihat anak baru itu, sendirian saja ya!” [berbisik pada Jenita dan Anggiya saat mereka baru kembali dari kantin]

Jenita: “Ayo kita dekati saja.” [Ketiganya menghampiri Idwan]

Anggiya: “Hei, Idwan. Kenalkan, aku Anggiya, ini Idwan dan Jenita [menunjuk kedua temannya].”

[Ketiganya duduk di sekeliling Idwan]

Idwan: “Hai, salam kenal.”

Joni: “Kamu kok tidak jajan ke kantin?”

Idwan: “Aku… Aku bawa bekal makanan [pelan sekali, sambil tertunduk].”

Jenita: “Oh begitu, rajin sekali kamu, Wan!

[Keempat siswa ini mulai terlibat obrolan ringan sehingga Idwan merasa ditemani]

Saat jam pulang sekolah, Bu Guru memAnggiyal Anggiya dan Joni yang hendak pulang ke rumah.

Bu Guru: “Anggiya, Joni! Ke sini sebentar. Ibu mau menanyakan sesuatu.”

[Anggiya dan Joni menghampiri Bu Guru]

Joni: “Ada apa, Bu?”

Bu Guru: “Itu, bagaimana perilaku Idwan di kelas? Apakah ia bisa membaur?”

Joni: “Dia agak pendiam, Bu. Dan suka menunduk saat berbicara.”

Anggiya: “Tadi di jam istirahat, kami berdua dan Jenita berusaha mendekatinya. Kami mengobrol cukup lama, ia anak yang baik kok, hanya saja ia seperti agak kurang percaya diri dan muram.”

Bu Guru: “Hmm… begitu ya. Anak-anak, Idwan adalah salah satu korban selamat tragedi tsunami Aceh beberapa bulan yang lalu. Kedua orang tuanya tewas terhempas ombak. Kini hanya tinggal ia dan adik perempuannya, Annisa. Annisa masih duduk di kelas 4 SD, di SD V kota kita ini.”

Anggiya: “Ya Tuhan, sungguh berat cobaan yang menimpanya…”

Bu Guru: “Iya. Untungnya, seorang pamannya tinggal di Bandung sehingga ia dan adiknya tinggal di sini. Mereka tergolong masyarakat prasejahtera, sehingga Idwan benar-benar harus berhemat. Pamannya berkata pada Ibu tadi pagi, ia tak mampu memberi uang jajan yang cukup untuk Idwan sehingga Idwan harus bekal nasi setiap hari agar tidak lapar di sekolah.”

Joni: “Oh pantas saja tadi jam istirahat ia tidak ke kantin.”

Bu Guru: “Ya sudah, Ibu cuma mau bilang begitu. Kalian berbaik-baiklah dengannya. Temani dia agar tak merasa kesepian dan terus berduka.”
[Anggiya dan Joni pamit kemudian pulang]

Di rumahnya, Joni terus menerus memikirkan teman barunya, Idwan. Akhirnya ia mendapatkan suatu ide. Dikabarkannya Anggiya dan Jenita melalui SMS. Keesokan harinya di jam istirahat….

Joni: “Eh, kalian membawa apa yang aku bilang kemarin, kan?”

Jenita: “Bawa dong. Ayo kita dekati Idwan.”

Anggiya: “Idwan, bolehkah kami bertiga makan bersamamu?”

Idwan: [kikuk dan kebingungan] “Eh, um.. boleh saja..”

Joni, Anggiya, dan Jenita mengeluarkan bekal makanan mereka. Ketiganya juga membawa makanan camilan untuk dimakan bersama-sama, tentu saja Idwan juga kebagian. Dengan makan bersama setiap hari, mereka berharap bisa membuat Idwan lebih ceria. Setelah makan…

Idwan: “Terima kasih, teman-teman. Kalian sangat baik kepadaku.”

Jenita: “Kamu ini bicara apa, sih? Kita kan teman, wajar saja jika kita saling bersikap baik.”

Sejak saat itu Idwan menjadi semakin kuat karena mendapat dukungan dari teman-teman barunya. Siswa-siswi lain di kelas itu pun banyak yang bergabung membawa bekal untuk dimakan bersama-sama pada jam istirahat, dan suasana kian terasa menyenangkan.

Related Posts:

Contoh Naskah Drama Kelas

Naskah drama kelas kali ini akan menjadi bahasan kita pada postingan contoh naskah drama kali ini. Sebelumnya Anda juga dapat membaca sejumlah artikel contoh naskah drama lainnya, seperti contoh naskah drama pendidikan, contoh naskah drama persahabatan atau contoh naskah drama komedi.

Contoh naskah drama kelas dibawah ini adalah drama untuk 3 orang. Anda bisa menyesuaikannya dengan keperluan Anda.

CONTOH NASKAH DRAMA KELAS

Judul : KepedulianTerhadap Sahabat
Tema : Sosial Pendidikan
Karakter : Duta, Susi, Sari

Sinopsis :
Duta meminta Susi agar menjadi siswi yang lebih teladan dan tidak suka mendendahkan tugas yang diberikan guru sehingga nilai ujiannya bisa membaik. Namun, Susi memang tipikal siswi yang enggan menerima masukan.

Sari adalah teman dekat Susi semenjak kecil. Sari sering menasehati Susi katimbang Duta yang nobanene merupkan teman baru Susi. Namun, meskipun Sari adalah teman dekat Susi seringkali dia tidak memperdulikan saran dan nasehat dari Sari.

Narator :
Disebuah kelas, tepat pada jam 10 pagi Duta menghampiri Susi setelah selesai ulangan mata pelajaran Biologi.

Naskah dialog drama

Duta :
Apa kabar Susi?

Susi :
Aku baik-baik saja, kamu sendiri bagaimana? Sehat-sehat juga kan?

Duta :
Ya, aku sehat-sehat saja, terimakasih. Susi, aku boleh nanya sama kamu tidak?

Susi :
Nanya apa? Silakan!

Duta :
Kamu dirumah sepertinya jarang belajar ya?

Susi :
Iya, emang kenapa? Kok kamu tau kalau dirumah aku jarang belajar? Pasti karena setiap ulangan aku nggak pernah bisa negerjain tugas dengan baik ya?

Duta :
Iya. Kamu kenapa malas belajar? Belajar dirumah itu kan sangat penting?!

Susi :
Pastinya begitu, tapi aku emang nggak mau tahu soal pelajaran. Kalau bisa  ya akau kerjakan, kalau tidak ya aku asal isi saja.

Duta :
Wah, kamu nggak bisa seperti itu dong Susi. Sebagai seorang siswi, kamu harus mau belajar lebih giat lagi agar nilai kamu bisa baik, ini kan juga untuk masa depan kamu.

Susi :
Aku nggak mau mikirin yang itu. Ya, biarin saja lah...

Narator :
10 menit kemudian Sari datang menghampiri Susi dan Duta. Sari menanyakan kepada mereka berdua sedang apa yang terlihat sedang ngobrol dengan sangat serius. Duta pun menjawab pertanyaan Sari.

Naskah dialog drama

Sari :
Hai Duta,,, Susi... pada lagi ngapain kok sepertinya serius amat? Jangan-jangan kalian lagi pacaran lagi?!

Duta :
Ah kamu ini ada-ada saja Sari. Ni, aku lagi ngobrol sama Susi terkait ulangan tadi. Susi aku perhatiin tidak bisa mengerjakan tugas, terus aku tanya ke dia apa dia dirumah belajar, dan dianya menjawab kalau watu dirumah dia malas belajar.

Susi :
Iya, kami membicarakan soal itu.

Sari :
Nah itu dia kan Susi, bukan aku saja yang prihatin dengan kamu. Duta pun juga ikut memikirkan masalah itu. Harusnya kamu menyadari itu, dan mau belajar dengan maksimal agar nilai kamu bisa lebih baik.

Susi :
Sudah ah.. kalian ini nongomongin soal ini melulu, malas aku jadinya. Aku mau ke kantin dulu...

Narrator :
Susi kemudian pergi ke kantin untuk membeli minuman dikantin yang lokasinya sekitar 90 meter dari halaman sekolah. Duta pun akhirnya menyusul Susi ke kantin, sementara Sari menunggu mereka dikelas.

Naskah dialog drama

Duta :
Kamu beli minuman apa Susi? Suka minum susu ya?

Susi :
Iya, aku suka minum susu. Kalau kamu Duta?

Duta :
Sebenarnya sama sih, cuman sering juga aku minum yang ada rasa masamnya gitu...

Susi :
Ow... kamu kok kesini, Sari mana?

Duta :
Sari dikelas

Susi :
Kamu nyusul aku ke kantin tapi disini kamu nggak beli minuman?

Duta :
Ya, aku kesini bukan untuk membeli minuman tapi aku masih mau ngomong sama kamu soal tadi. Aku mau kamu bisa lebih serius dengan pendidikan kamu. Ingat, ini adalah momen bagi kamu untuk berubah menjadi lebih baik lagi. Jangan sepelehkan pendidikan kamu, karena kelak kamu akan menyesal.

Susi :
Ya aku tahu. Duta, aku boleh nanya sama kamu?

Duta :
Tentu saja boleh, kamu  mau nanya apa?

Susi :
Kenapa sih kamu peduli banget sama aku, padahal aku saja nggak seberapa mikirin hal itu?

Duta :
Sebagai seorang teman aku hanya berusaha mengingatkan kamu, agar aku bisa menjadi seorang teman yang berguna bagi teman-teman aku. Bukan kamu saja, teman-temanku yang lain jika mereka berbuat kesalahan aku juga akan mengingatkannya.

Susi :
Kamu baik sekali, nggak nyangka ternyata kamu bukan ganteng rupanya doang, tapi hati kamu juga ganteng.

Duta :
Ah kamu ini,, bisa saja.

Susi :
Ok, selama ini aku memang nggak mau tau soal pelajaran, yang penting aku bisa happy. Tapi, setelah mendengar nasehat kamu, aku sadar bahwa memang harus ada perubahan. Aku harus bisa lebih baik lagi. Aku akan berusaha, terimakasih atas nasehat kamu yang sangat berarti.

Duta :
Nah, begitu dong. Itu baru teman aku!

Narator :
Mereka berdua akhirnya masuk ke kelas, karena sebentar lagi jam pelajaran kedua akan dimulai.

Naskah dialog drama

Duta :
Ok Susi, sepertinya lonceng sudah mau bunyi nih.. yuuk buruan masuk kelas!

Susi :
Iya, ayukkk...

Drama Kelas – Selesai

Demikian contoh naskah drama kelas. Semoga contoh naskah drama kelas ini bermanfaat bagi Anda.

Related Posts:

Contoh Naskah Drama 7 Orang Tema Kebersihan Lingkungan

Contoh naskah drama 7 orang yang akan saya share berikut ini adalah sebuah naskah drama dengan tema seputar kepedulian sosial berupa keprihatinan beberapa remaja dikampung terhadap prilaku masyarakat yang suka membuang sampah secara asal-asalan.

Sebelumnya saya sudah memposting beberapa contoh artikel teks dialog drama lainnya, yaitu contoh naskah dialog drama sekolah, naskah drama bahasa Inggris, dan contoh naskah drama singkat.

Langsung saja, bagi Anda yang sedang membutuhkan contoh skrip drama untuk 7 orang pemain, berikut ini contohnya.


Judul : Kebersihan Lingkungan

Tema : Drama Sosial

Pemeran :

1. Yono
2. Toni
3. Juanto
4. Elsa
5. Dona
6. Luvan
7. Indah

Yono, dan para sahabatnya merupbakal remaja yang sangat peduli dengan kondisi kesehatan lingkungannya. Pada suatu hari, Yono dan teman-sahabatnya berkumpul disebuah tempat dan mereka membahas tentang prilaku masyarakat yang tak memiliki kecintaan terhadap kesehatan lingkungan dengan membuang sampah sesuka mereka tanpa mempedulikan kerusakan lingkungan.

Melihat kondisi ini, Yono dan sahabat-sahabatnya merasa sangat kuatir suatu hari nanti desanya bakal menjadi desa yang bermasalah lantaran prilaku warganya yang tak memperhatikan kebersihan.

Naskah dialog drama

Yono :
Kalau masyarakat tak memiliki kesadaran, dan membuang sampah tak pada tempatnya, maka sepertinya tak lama lagi desa kita ini bakal dilanda banjir.

Toni :
Iya, benar itu. Seharusnya masyarakat memiliki kesadaran bahwa sangat penting sekali untuk menjaga kebersihan desa agar tak terjadi hal-hal yang merugikan.

Juanto :
Memang susah untuk bisa menyadarkan warga. Kalian tahu kalau warga masyarakat di desa kita ini memang cukup primitif dan pola pikirnya masih sangat memprihatinkan.

Elsa :
Iya, memang begitulah kondisinya. Andai saja mereka peka terhadap lingkungannya, tentu mereka tak bakal membuang sampah sembarangan.

Dona :
Lalu, menurut kalian apa ada solusi yang terbaik untuk menyikapi kondisi ini? Apa yang harus kita lakukan agar warga didesa kita ini lebih peduli dengan kesehatan lingkungannya?

Luvan :
Sudahlah, kalian tak usah terlalu memperdulikan lingkungan. Bagaimanapun juga kita tak bakal bisa menjadikan desa ini bersih, karena masyarakatnya memang sulit diatur.

Indah :
Kamu tak boleh berpikiran seperti itu dong Luk. Bagaimanapun juga kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga kebersihan didesa kita, dan untuk itu kita memang harus rela sedikit keluar keringat, baik itu dengan membuat warga memiliki kesadaran, memasang papan tanda, atau dengan cara-cara yang lainnya.

Yono :
Aku setuju dengan gagasan kamu. Sebaiknya kita mulai membangun kesadaran warga agar permasalahan ini tak terus berlanjut.

Toni :
Saya juga sangat setuju, tapi permasalahannya darimana kita harus memulainya? Apakah kita harus memberikan sangsi kepada warga yang tak patuh terhadap peraturan?

Juanto :
Kalau menurut saya, sebaiknya kita membuat agenda pertemuan atau seperti dialog bersama, lalu kita sampaikan kepada para warga bahwasannya mereka harus peduli dengan kesehatan lingkungannya, dan tak membuang sampah sesukanya.

Elsa :
Bagus itu, saya setuju dengan gagasan itu. Sebaiknya kita ajak warga untuk berkumpul, dan kita kasih pencerahan sedikit tentang pentingnya untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Dona :
Okey, kalau begitu menurut kalian kapan waktu yang tepat bagi kita bakal membuat jadwal pertemuan?

Luvan :
Kalau bisa, menurut aku harus secepatnya. Tapi, usahbakal jadwal pertemuannya disaat mereka sedang ada waktu lowong agar semua yang diundang bisa hadir.

Indah :
Iya, aku sangat setuju. Sebaiknya kita membuat agenda pertemuan secepatnya, dan kita bakal menyusun acara apa saja yang bakal dibahas pada pertemuan itu.

Yono :
Okey, nanti malam saya bakal menemui kepala desa dulu untuk memberitahukan agenda kita, dan setelah itu saya bakal kabari kalian.

Teman-teman Yono :
Okey, kami bakal menunggu kabar dari kamu. Jika kamu sudah ketemu dengan kepala desa, harap kabari kami secepatnya.

Naskah dialog drama - End

Demikian sebuah contoh naskah drama dengan topik seputar kebersihan lingkungan untuk 7 orang pemeran, semoga bermanfaat. 

Related Posts:

Contoh Naskah Drama 3 Orang

Naskah drama 3 pemain memang termasuk salah satu naskah dialog drama yang sering dicari orang, karena adegan drama dengan jumlah pemeran 3 orang cukup sering dipertontonkan. Sebelumnya saya sudah menuliskan beberapa contoh teks drama, yaitu naskah drama 4 orang, naskah drama 5 orang, dan naskah drama 6 orang.

Jika Anda termasuk orang yang cukup terobsesi dengan drama, maka tentunya Anda menyadari bahwa penulisan naskah dialog drama yang bagus sejatinya sangat mempengaruhi hasil akhir dari pementasan drama itu sendiri. Jika skrip drama ditulis secara baik, maka sudah barang tentu hasilnya akan memuaskan saat dipanggung.

Kali ini saya akan share contoh naskah drama untuk 3 orang pemain, diharapkan contoh teks skenario drama berikut ini berguna bagi Anda yang sedang mencari referensi contoh teks dialog drama lengkap. Dan berikut ini contoh naskah drama untuk 3 pemeran.

Tema drama : Persahabatan
Alur drama : Kisah persahabatan yang rusak akibat hasutan

Natalia : Gadis berumur 14 tahun, berjibab, kecil, baik hati, sabar, jujur dan suka menolong.

Andinie : Gadis berumur 14 tahun, berjilbab, baik hati, tidak Pilih-pilih, mudah percaya, dan suka merendahkan.

Melody : Gadis berumur 14 tahun, berjibab, baik hati, tidah pilih-pilih, dan mudah percaya kepada orang lain.

Alliandi : Laki-laki berumur 14 tahun, gemuk, rambut keriting, suka Memfitnah, iri hati, sukamerendahkan orang lain.

Alur cerita [..]

Kisah ini terjadi disebuah sekolah yang sangat terkenal bernama SMPN 1 Tunas Bangsa.
Disana ada suatu persahabatan yang sangat erat yang bisa mereka sebut dengan 3BG.
Di ruangan kelas yang terdapat berbagai kursi dan meja yang tertata rapi terjadi suatu
keributan, yang disebabkan salah satu anggota 3BG.

Alliandi : Kenapa ya...., persahabatan 3BG kok sangat erat ? aku ingin persahabatan mereka jadi

putus, tapi bagaimana caranya ? (diam sambil memikir sesuatu)

Alliandi : Ah…., aku curi saja dompetnya Andinie, dan setelah itu aku Taruh saja di tasnya Natalia,

Andinie dan Melody pasti akan Akan menuduh Natalia.” Terlihat anggota 3BG masuk kedalam kelas tertawa-tawa.

Andinie : ( sambil membuka tasnya dan terlihat sedang mencari sesuatu dan wajahnya sangat gelisah )

Melody : Ada apa Din, kok kayaknya gelisah banget ?

Andinie : Aduh gimana nih, dompetku hilang.

Natalia : Kok bias hilang, mungkin ada di rumah kamu.

Andinie : Nggak mungkin, tadi aku inget kok dompetku sudah Ku masukkan kedalam tasku.

(Tiba-tiba Alliandi memotong pembicaraan mereka dengan lagak sok tahu)

Alliandi : Aku tahu siapa yang mencuri dompet kamu.

Andinie : Emangnya siapa Al ?

Alliandi : Dia adalah sahabatmu sendiri yang bernama Natalia.

Melody : Nggak mungkinlah dia yang mencuri dompetku, kamu kok sok tahu banget sih.

Alliandi : Ya sudah kalau kamu nggak percaya, kamu geledah tasnya Natalia.

Andinie : Maafkan aku Lia, aku harus menggeledah tasmu untuk Membuktikan omong
kosongnya Alliandi.

Natalia : Ya sudahlah nggak apa ?”

Andinie dan Melody menggeledah tasnya Natalia dan beberapa lama kemudian dompet Andinie ditemukan ditasnya Natalia.

Alliandi : Tuhkan bener kataku, Natalia si miskin itu yang mencurinya.

Andinie : Kamu kok tega sih Natalia, kalau kamu butuh uang kamu tinggal bilang sama kami,

bukan begini caranya, selama kami selalu membantu kamu, tapi kamu kok tega banget.

Natalia : Tapi bukan aku yang mencurinya.

Alliandi : Terus kamu tuduh aku yang mencurinya, jelas dompet Andinie ada ditas kamukan?

Melody : Dasar, sudah dikasih hati malah minta jantung.

Andinie : Mulai saat ini kamu tidak akan jadi sahabat kamu lagi.

Melody : Dasar kau anak miskin. ( sambil menampar pipi Natalia )

Mereka kemudian duduk ditempat mereka masing-masing

Natalia : Ya Allah, cobaan apa yang kau berikan pada persahabatan Kami, apa salah kam sehingga kau memberi cobaan ini, Ya Allah kembalikan persahabatan kami seperti dulu lagi.

Beberapa lama kemudian bel pulang berbunyi, Andinie dan Melody pulang bersama tanpa Natalia.

Diperjalanan pulang Andinie menerima telpon dari Papanya yang berada diluar negeri.

Kring………kring…..kring….

Andinie : Hallo assalamu alaikum, ada apa Pa, kok tumben telpon aku.

Papa : Waalaikum salam, Din Papa mau kasih kabar ke kamu, sebelumnya maafkan Papa, perusahaan Papa Disini bangkrut.

Andinie : Apa Pa, bangkrut kok bias begitu ?

Papa : proyek yang Papa Buat mengelami rugi yang sangat besar, Jadi Papa harus menjual perusahaan Papa untuk membayar ganti rugi.

Andinie : Jadi kita jatuh miskin Pa?

Papa : Begitulah, besok Papa dan Mama akan pulang ke Indonesia, dan kita harus cari
kontrakan rumah, karena rumah kita akan di segel oleh bank.

Tiba-tiba Andinie memutuskan telpon dengan rasa tidak percaya.

Andinie : Ini nggak mungkin. ( sambil membanting HP nya)

Melody : Ada apa Din ?

Andinie : Perusahaan Papaku bangkrut dan sekarang aku jatuh miskin.

Melody : Sabar ya.. Din, ini pasti bias kamu lewati kok.

Andinie : Melody kamu adalah sahabat aku yang paling setia tinggalkan aku.

Melody : Ya… nggak mungkinlah aku ninggalin kamu, tidak seperti Natalia yang menghianati sahabatnya sendiri.

Andinie : Terima kasih Melody.

Tiba-tiba ada motor yang melaju kencang hingga menambrak Melody, untungnya saja Natalia menolong Melody.

Natalia : Awas Melody.( sambil berteriak dan mendorong Melody )

Melody : Kamu nggak apakan Natalia.

Natalia : Nggak aku nggak apa kok.

( Pengendara motor itu kemudian turun dari mobil )

Alliandi : Kamu nggak apa kan Natalia.

Natalia, Andinie, Melody : Alliandi…..denganku, tolong jangan

Alliandi : Maafkan aku yaaa, aku nggak sengaja.

Melody : Makanya kalau naik motor itu jangan kencang-kencang.

Alliandi : Ya.. maafkan aku.

Andinie : Ya.... sudahlah nggak apa.

Alliandi : Din aku mau ngomong sesuatu sama kamu, tentang masalah tadi di kelas.

Andinie : Emangnya ada apa Al.

Alliandi : Sebenarnya yang mencuri dompet kamu itu bukan Natalia, melainkan aku.

Andinie : Apa Alliandi.

Alliandi : Aku iri dengan persahabatan kalian yang sangat erat, makanya itu aku mencoba untuk merusak persahabatan kalian, sekali lagi maafkan aku.

Andinie : Jadi bukan Natalia yang mencurinya ?

Melody : Jadi persahabatan kita bersatu lagi dong.

Andinie : Bersahabatan kita akan selalu abadi sepanjang masa.

Natalia : Sampai akhir hayat menjemput kita, persahabatan ini Akan tetap bersatu... bersatu.

Andinie : 3BG.

Melody : Three.

Natalia : Beautiful.

Andinie : Girl.

( Sambil menujukkan tanda persahabatan mereka yang berupa cincin )

Alliandi : Oke deh.

( Sambil mengacungkan jempol )

Akhirnya persahabatan mereka berhasil disatukan kembali, dan tidak ada yang membuat mereka menjadi terpisah hingga maut menjemput.

Demkian artikel contoh naskah drama untuk 3 orang pemain, semoga contoh naskah drama diatas bermanfaat bagi para pembaca.

Related Posts:

Contoh Pidato Tentang Minta Maaf

Berikut ini saya share contoh naskah pidato tentang minta maaf yang barangkali sedang sahabat pembaca butuhkan untuk dijadikan sebagai bahan pembelajaran serta sumber inspirasi dalam menyusun teks pidato tema sosial berkaitan dengan pemberian maaf.

Contoh Teks Pidato Tema Minta Maaf

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Syukur Alhamdulillah kehadirat Allah S.W.T atas segala rahmat dan nikmat sehingga kita masih diberikan kesehatan yang sungguh berharga.

Kedua kalinya Shalawat serta salam mudah-mudahan tetap terlimpahkan kepada junjungan kita, Nabi besar Muhammad S.A.W. yang telah memberikan tuntunan kepada kita semua.

Bapak/ibu beserta para hadirin sekalian yang dimuliakan oleh Allah S.W.T.

Sebagai makhluk sosial tentunya kita tidak akan lepas dari kekgilafan. Sebesar dan sekecil apapun itu, kita pasti melakukannya, karena pada dasarnya kita sebagai manusia ini mudah lupa dan amat gampang untuk melakukan kesalahan.

Oleh karena itu, adalah sebuah kewajiban bagi kita untuk senantiasa bisa memaafkan kesalahan orang lain. Kita harus bisa membukan pintu maaf kepada siapapun yang memiliki salah terhadap kita, karena itu adalah bagian dari tanggung jawab kita sebagai orang yang beriman dan memiliki jiwa sosial.

Para hadirin yang dimuliakan oleh Allah S.W.T.

Kita diwajibkan untuk memberikan maaf kepada sesiapa saja yang meminta maaf kepada kita, terlebih lagi ketika momen hari raya Idul Fitri tiba. Pada hari lebaran Idul Fitri kita selaku Ummat Islam saling membuka diri untuk memberikan permaaafan kepada saudara-saudara kita sesama umman Muslim.

Bapak/ibu yang saya hormati...

Mari mensucikan diri kita dengan melakukan amalan-amalan yang sholih serta membuka pintu maaf kepada orang-orang disekitar kita sehingga kita bisa menjalani hari-hari secara dama, tentram dan saling menghormati antara satu sama lain.

Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang InsyaAllah dirahmati ini, semoga berguna bagi kita semua, Amin.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Itulah contoh teks pidato singkat tentang kewajiban untuk memberikan maaf. Naskah pidato tentang permintaan maaf diatas juga cocok untuk disampaikan pada pidato menyambut hari Idul Fitri. Semoga bermanfaat.

Related Posts:

SMS Kata-kata Selamat Berbuka Puasa

Pada bulan suci Ramadhan semua kaum Muslimin dan Muslimat menjalankan kewajibannya untuk berpuasa, dan biasanya diantara kita pasti ada yang ingin menyampaikan ucapan selamat berbuka kepada orang-orang terdekat kita, baik disampaikan secara langsung maupun disampaikan melalui SMS.

Berikut ini adalah kumpulan kata-kata SMS ucapan selamat buka puasa yang mungkin berguna bagi Anda.

Seharian penuh menahan dahaga dan lapar demi mendekatkan diri pada Tuhan sang pemilik alam semesta.

Kini tiba waktu untuk menikmati rizki dari-Nya, karena waktu untuk berbuka telah tiba.

Selamat berbuka puasa, semoga puasa kita diterima disisi-Nya, Amin.

Saat Ramadhan datang, hari berlalu dengan begitu hening dan tentram.

Mendekatkan diri pada yang memberikan kehidupan

Melaksanakan perintah-Nya dengan menahan diri dari rasa haus serta lapar.

Semoga amal ibadah kita diterima disisi-Nya

Selamat berbuka puasa

Merdunya lantunan Adzan menandakan detik untuk menuju kemenangan

Seharian penuh menahan hawa nafsu, haus, dan lapar demi mensucikan diri dari dosa dan noda.

Kini tiba waktu untuk kita membuka pintu kemenangan.

Selamat berbuka puasa, semoga puasa kita menjadi puasa yang sah.

Tidak ada yang lebih bernilai selain iman

Tidak ada yang lebih indah selain ketaqwaan

Tidak ada yang lebih mulia selain yang maha kuasa

Dan semoga kita senantiasa diberi kemampuan untuk menjalankan seluruh perintah-Nya

Selamat berbuka puasa, semoga amal ibadah kita diterima.

Hari yang panjang t'lah berlalu

Dahaga yang yang begitu terasa menandakan kekuatan kita untuk melangkah kearah-Nya

Kini tiba waktu untuk kita menuju jalan kemenangan

Selamat menyambut buka puasa, semoga semua yang kita kerjakan diterima disisi-Nya, Amin.

Itulah kumpulan kata-kata SMS ucapan selamat buka puasa, semoga artikel ini ini berguna bagi sahabat pembaca.

Related Posts:

Contoh Naskah Drama Pendidikan

Naskah drama yang tersusun secara lengkap, deskriptif, dan imajinatif akan berbuah pada suksesnya pementasan sebuah adegan drama dipanggung. Berbeda dengan posting sebelumnya yaitu drama Korea, kali ini drama yang akan kita bahas adalah contoh teks skenario drama.

Drama adalah sebuah adegan yang dalam hal ini bisa dimainkan oleh 2 orang, 3 orang, 4 orang, hingga berpuluh orang. Untuk bisa memainkan alur cerita drama yang sempurna dibutuhkan sebuah naskah drama yang tersusun secara rapi, dan bagus. Hal ini untuk memudahkan para pemeran drama dalam memainkan karakter masing-masing.

Buat Anda yang sedang mencari contoh naskah drama, berikut ini adalah contoh teks dialog drama yang bisa Anda pelajari.

Naskah Drama 8 Orang Pemeran :

1. GEA SYIFA SHAFIRA
2. DEWINA TESA ARTIKA
3. KEYLIZAGRACE MONICA
4. NATALIASHA AULIA PUTRI
5. UMIRUL SAFIRA
6. ZEETIE AISYA
7. ATTAUFIQUE RAHMAN
8. CHRISSNA DWIKY RAMADHANA

Pemeran:

GEA SYIFA SHAFIRA = Murid
DEWINA TESA ARTIKA = Murid
KEYLIZAGRACE MONICA = Murid Yang Kehilangan Dompet
NATALIASHA AULIA PUTRI = Murid
UMIRUL SAFIRA = Murid yang mengambil Dompet
ZEETIE AISYA = Murid
ATTAUFIQUE RAHMAN = Wali Kelas
CHRISSNA DWIKY RAMADHANA = Kepala Sekola

Naskah Drama 8 Orang Pemeran :
1. GEA SYIFA SHAFIRA
2. DEWINA TESA ARTIKA
3. KEYLIZAGRACE MONICA
4. NATALIASHA AULIA PUTRI
5. UMIRUL SAFIRA
6. ZEETIE AISYA
7. ATTAUFIQUE RAHMAN
8. CHRISSNA DWIKY RAMADHANA

KARAKTER: Gea Syifa Shafira = Siswa
Dewina Tesa Artika = Siswa
KeylizaGrace Monica = Siswa Yang Kehilangan Dompet
Nataliasha Aulia Putri = Siswa
Umirul Safira = Siswa yang mengambil Dompet
Zeetie Aisya = Siswa
Attaufique Rahman = Wali Kelas
Chrissna Dwiky Ramadhana = Kepala Sekola

Latar : Lingkup Pendidikan (sekolah)

Contoh Naskah Drama 8 Orang Tentang Pendidikan Dan Persahabatan (Lingkungan Pendidikan)

Contoh Naskah Drama 8 Orang Tentang Pendidikan Persahabatan

Gea bertemu dengan bapak wali kelas, Attaufique…
Gea : Bapaaakk !
Attaufique : Iya, nak. Oh iya nak, kalau kamu lihat Fira, suruh dia datang ke ruangan bapak yaa.
Gea : oh, Okey pak !
Attaufique : Okey , Terimakasih nak.

Gea menemui Fira…
Gea : Fira Firaa.. !
Fira : ngapa dhe?
Gea : Kamu dipanggil pak Attaufique di ruangannya tuh, sekarang ya!
Fira : oh, ya deh , dhe. Terimakasih ya.
Gea : ya, sama-sama.

Fira ke ruang wali kelas…
Fira : Permiisii, pak!!
Attaufique : Oh, Fira. Masuk..
Bapak mau bertanya.
Fira : Tanya apaan, pak?
Attaufique :Fira, kamu belum membayar uang SPP selama 3 bulan! Bagaimana ini?
Fira : iya, pak. Secepatnya akan saya bayar kok.
Attaufique : baiklah. Kepala sekolah memberi waktu seminggu untuk kamu melunasi SPP itu !
Fira : Kalau nggak, pak?
Attaufique : ih kamu ini ! kepala sekolah akan memanggilmu dan mungkin kamu akan dikeluarkan dari sekolah ini!
Fira :Waduh, ya deh, pak..

Satu minggu berselang…
Fira :duh, gimana ini? Udah seminggu.. Uang SPP belum dibayar. Mana ayah belum gajian lagi..

Sewaktu Tesa, Keyliza& Zeetie berjalan menuju Kantin, tanpa disadari dompet dari Saku Fira terjatuh…
Fira :Kezia…..
hmm…gimana kalo aku pake uang ini aja untuk bayar SPP aku? Lagian kan Keylizagak tau..
ah, aku pake aja deh..

Tasha menghampiri Fira…
Tasha : Hai Fira.. !!
Fira : Oh, Halo sha. Kamu ini bikin kaget aja!
Tasha : Hahaha..
Sorry dech..
Fira : iya iya, ga apa apa..
Tasha : eh, mau kemana?
Fira : Gak tau tuh, aku lagi bingung, sha..
Tasha : Oh, ke kantin yuk? Kalo gak, aku duluan ke kantin ya..
udah laper ini.. daah..
Fira : daah, sha..

Kemudian Gea datang…
Gea :Hai fir, Kita ke kantin, yuk?
Fira :hmm.. yuk lah. Kebetulan aku lagi lapar. Biar aku traktir deh ! (sambil menunjukkan dompet)
Gea :Okey deh. Thank’s ya! (sambil berfikir dompet yang dipegang Fira adalah dompet Kezia)
Fira :Okey, yukk!


Keylizadkk di kantin…
Keyliza:eh ya ampun dompet aku hilang!
Tesa :yang bener , kez?
Keyliza:Iya, beneran !
Zeetie :mungkin dompetmu jatuh di jalan tadi..
hmm.. ntar kita bantu nyariin kok !
Keyliza: Okey deh, Terimakasih ya !
Tesa :ya udah, sekarang biar kami traktir, deh!
Zeetie : Iya..
Keyliza:Uh, kalian baik banget sih..
Terimakasih!
Tesa & Zeetie :Ok, kez !


Tasha bertemu Fira…
Tasha :Lho Fira, bukannya yang kamu pegang itu dompet Kezia?
Fira :eh sstt.. iya, Sha.. tapi diem aja ya, aku juga terpaksa ngambil.
Tasha :Memangnya kenapa?
Fira :Aku ga punya uang untuk bayar SPP. Kalo hari ini aku belum bayar juga, aku bisa dikeluarin dari sekolah.
Tasha :oh, ya ampun Fir! Sebaiknya kamu kembaliin lah tu dompet.
Fira : Tapi… Tapi aku takut, sha..
Tasha : eh, sorry ya fir. Aku harus ke perpus dulu..
Fira : heh, ya deh sha..

Keylizabertemu Fira …
Keyliza:eh Fira, kamu ada gak ngeliat dompet aku?
Fira :eee.. eeemm,, gak ada tuh, kez. (dengan gugup)
Keyliza:oh, ya udah deh. Kalo kamu ngeliat bilang aku ya.
Fira :iya kez.
Keyliza:Okey thank’s.

Saat bertemu di jalan…
Attaufique :Oh ya Fira ! Sini , nak !
Fira :ada apa, pak?
Attaufique :Sudah kamu bayar uang SPP?
Fira :oh iya pak, ini saya mau bayar.
Attaufique :eh, kamu dipanggil kepala sekolah di ruangannya, sekarang!
Fira :hmm,OK pak.

Tesa bertemu Fira…
Tesa : Hai, Firaa!
Fira : Oh, Hai Tes. Dari mana?
Tesa : Aku dari kantin, Fir.
Fira : Ooo..
Sekarang mau kemana?
Tesa : Itu lho, aku mau ngebantu Keylizanyariin dompetnya.
Fira : emm,, mmemang dompet Keylizailang , ya?
Tesa : Iya, kayaknya sih jatuh di jalan..
Fira : Ooh..
Tesa : eh, udah dulu ya, aku mau ke kelas ini..
kalo liat dompet Keylizabilang, ya!
Fira : Okey, tes!

Zeetie bertemu Fira…
Zeetie : Hai Fir!
Fira : eh, Halo Zeetie !
Zeetie : Mau Kemana Fir, kok kayaknya buru-buru banget, sih?
Fira : Iya, aku mau ke ruang KepSek..
Zeetie : Ngapain Kesana?
Fira : Aku mau bayar SPP, sit. Udah dulu yaaa..
Zeetie : oh ya deh, daah..


Di ruangan KepSek…
Fira :permisi, pak.
Chrissna :ya, silahkan masuk.
Fira :ada apa , pak?
Chrissna :oh, kamu Fira? Apa benar kamu Siswa yang belum melunasi SPP sampai 3 bulan?
Fira :oh, iya pak.
Chrissna :Sekarang, mana uang SPP kamu, nak?
Fira :hmm… ni pak. Sudah lunas, kan pak? (sambil memberi uang dari dompet)
Chrissna :baiklah nak. Tolong lain kali jangan sampai terlambat seperti ini ya, nak.
Fira :ya, pak.
Chrissna :Okey, kamu bisa keluar sekarang.
Fira : baik, pak.

Gea menemui Kezia…
Gea :Keziaa!
Keyliza:apaan sih , dhe?
Gea :Tadi aku liat Fira megang dompetmu, lho!
Keyliza:ah, yang bener, dhe? Tadi aku Tanya dia, katanya dia gak tau.
Gea :Bener , Kez! Tadi dia pake uang di dompet itu untuk nraktir aku.
Keyliza:iih ! ya udah, kita samperin yuk tu anak sekarang!

Tesa, Zeetie, Keyliza& Gea menghampiri Fira…
Tesa :Eh Fira! Kamu yang udah ngambil dompet Kezia, ya?
Zeetie :iya Fir? Udah deh, jujur aja!
Fira :heemmm….
Keyliza:bener Fir?
Fira :tapi jangan marah, ya?
Keyliza: tapi apa iya kamu yang ngambil dompet aku? Kalo iya kenapa Fir??
Fira :Kezia, maaf ya. Sebenarnya tadi aku liat dompetmu jatuh, terus aku ambil dan mau aku bilang sama Kamu, kez. Tapi aku teringat, kalo hari ini aku harus ngelunasi uang SPP ku , jadi aku pake uang itu..
Tasha :Kezia, maafin aja tuh si Fira! Kasian, dia bisa dikeluarin dari sekolah kalo hari ini dia gak bayar SPP.
Tesa :tapi jangan mencuri kayak gitu, dong!
Zeetie :iya, betul tu!
Keyliza:Ya ampun Fira, kenapa sih kamu harus mencuri? Kalo kamu minta baik-baik, mungkin aku bisa ngebantu kamu.
Fira :Sekali lagi aku minta maaf ya, Kez. Aku janji akan ganti uang mu, kez..
Keyliza:ya deh Fir, aku maafin. Uangnya ga usah diganti ga apa apa kok. Tapi kamu janji ya, gak akan mencuri kayak gitu lagi !
Fira :ya, Kez. Aku janji, Makasiih ya , Kez!
Keyliza:Okey, Fir!
Tasha :Nah, gitu dong!
Tesa :Eh, udah masuk tuh!
Zeetie :iya!
Gea :Kita ke kelas yukk!
Together :ayuuuk!!

Related Posts:

Contoh Naskah Drama 8 Orang

Kali ini saya ingin berbagi contoh naskah drama untuk 8 orang dengan sahabat pembaca semuanya. Naskah drama 8 orang ini diharapkan berguna bagi sahabat pembaca yang sedang membutuhkannya.

Untuk contoh naskah drama sebelumnya, yaitu naskah drama 7 orang tema kebersihan, naskah drama bahasa Inggris, dan naskah drama lucu.

Ok, berikut contoh teks drama untuk 8 orang.

Naskah Drama 8 Orang, Sesuatu Yang Gila Bernama Cinta

Pada suatu hari di Salah Satu Sekolah Menengah Atas terkenal di ibu kota , terdapat seorang anak yang cerdas bernama Nam. Dia memilki kulit yang gelap, bergaya kuper namun sangat pintar .Namimenyukai salah satu seorang cowok popular di kelasnya yang bernama  Nifal. Ia adalah salah satu seorang pria yangmempunyai hobi fotografer, idaman seluruh wanita di kelasnya.

Nurrahman  adalah teman sekelas Nam. Nurrahman bersahabat dengan Nifal sejak kecil dan bersekolah di SMK yang sama. Bu Rika adalah guru bahasa Indonesia yang menyeramkan , tapi centil dan naksir guru olahraga , Bapak Yugie. Ulfiana adalah sahabat Namiyang sangat baik ,Ulfiana sangat kalem dan baik hati .Anisacha dalah temann sekelas Namiyang naksir Nifal.
Aldi adalah teman  cowok Namiyang bandel , suka mengganggu dan tawuran .

Pada suatu hari , Nami tengah berjalan bersama Ulfiana dan dia melihat Nifal tengah memotret  daerah di kelas , ia tengah mengikuti lomba fotografi di Sekolah . Ia tengah berbincang dengan salah satu guru olahraga yang sangat tampan di sekolah tersebut.

Yugie                            :  Nifal, kau tengah memotret apa?
Nifal                                     :  Ini Pak, saya memotret untuk lomba fotografi  Sekolah tingkat SMK
Yugie                            :Oh gitu, Semoga saja menang ya… Semoga saja kau dapat mewakili sekolah kita dalam lomba fotografi nanti.
Nifal                         : Oh iya Pak, Semoga saja .
Yugie                            : Oh yaudah, bapak ngajar dulu yak … Oh iya kau jangan lupa remedial kayang sama seNamiSKJ ya …nilaimu C –
Nifal                         : Waduh! C- pak? Iya deh pak ntar saya remed

Namira malu malu melihat Nifal, ia senyum- senyum sendiri ke Ulfiana sambil tersipu malu.
Ulfiana                              : Kau mengapa Nam?
Nami                           : Itu….*Menunjuk ke Nifal yang tengah memotret
Ulfiana                              : Ooh cie…Nifal ya. Iya , dia emang keren banyak banget cewek yang suka sama dia?
Nami                           : Hah? Beneran? Yah… potek – potek deh hatiku… galau deh malam ini
Ulfiana                              : Jangan galau dong Nami! Kau tau kan Anisach? Dia juga naksir tau ama Nifal dan katanya Nifal juga suka ama dia…
Nami                           : Ah serius? Ya ampun udah deh … nyerah ah ,,, bakal bertepuk sebelah tangan lagi dong

Ulfiana                              : Coba dulu aja Nami…mungkin aja dia juga naksir kau
Nami                           : Nggak mungkin banget deh Nis, saya kan item , kuper lagi, dia nggak mungkin naksir sama saya
Ulfiana                              : Yah yaudahdeh Nami. Kita liat aja nanti Ya…..
Ulfiana dan Namipun lewat dan mereka bertatapan dengan Nifal…. Ulfiana dan Namipun kembali ke kelas .

Keesokan harinya Namibangun kesiangan begitupun dengan Nifal…akhirnya mereka tiba di Gerbang dan ternyata  Bu Rika, sudah menunggu di depan gerbang .

Nifal dan Namiira     :Aaaaah ,…jangan ditutup bu
Mereka berkata berbarengan, gerbang pun ditutup setelah bel berbunyi dan waktu menunjukan pukul 07:15
Rika                               : Telat lagi, telat lagi … cepetan kalian berdua ikut saya ke lapangan … biar saya hukum !!
Pale                             : Sorryin saya Bu… tapi tadi pagi saya berangkat pukul 6 kok Bu
Rika                               : Apa? Pukul 6 ! Masa berangkat pukul 6 baru nyampe jam segini?
Pale                             : Bener bu, berangkat jam 6.45 bu maksudnya…
Rika                               : Aduh kau ini… awas ya pelajaran bahasa Indonesia nanti … ibu hukum kau, Nami, kau lagi ini mengapa jam segini baru dateng?
Nami                           : sorry Bu,  tadi pagi saya berangkat pagi- pagi terus saya naek angkot bu, eh ternyata angkotnya salah… pas naek angkot lagi bannya bocor, terus pas udah mau masuk saya nyebrangin nenek- nenek dulu Bu, eh habis nyebrangin nenek- nenek , akhirnya telat deh bu….
Rika                               : ah yasudahlah…berdiri sana di tengah lapangan basket. Seperti biasa, tangan di kuping dua – duanya , satu kaki diangkat!
Akhirnya merekapun dihukum di Tengah tengah lapangan daan mereka tersenyum berdua …



Pada saat jam olahraga , Pak Yugie mengumumkan bahwa hari ini mereka akan di tes SKJ dan lari jarak pendek .
Yugie                          : Selamat pagi anak- anak. Oke pagi ini kalian akan di tes lari jarak pendek…
Silahkan bersiap – siap dan pemanasan.
Jadi teknik lari jarak pendek adalah start, bersedia dan saat saya katakan siap     kalian harus berlari sejauh- jauhnya . Oke?

Anisachdan temannya melsayakan pemanasan dan mereka bersiap siap berlari. Kepada absen 21, 22 , 23, dan 24 silahkan bersiap siap.
Dan saat akan berlari Anisach terjatuh….
Anisach                             : Aww… sakit banget .
Yugie                            : Nifal, tolong bantu Anisach menuju ke UKS …
Akhirnya , Anisach dibantu oleh Nifal pergi ke UKS.
Nifal                         : Nis , gue pergi dulu ya..
Ulfiana dan Namiyang tengah lewat mereka melihat  Nifal menemani Anisach ke UKS… Namimerasa sangat cemburu dan sedih . Namiun, Namimenyadari bahwa Nifal mencintai Anisach dan Nifal sama sekali nggak pernah menganggap kalau Namiitu ada.
#Viera – Kau hancurkan saya seakan ku tak pernah ada
Nami                           :Tuh kan Nis…bener Nifal itu suka banget sama Ulfiana
Anisach                         : Yah… saya ikut sedih deh Nami, kalo gitu mendingan kau move on yaa…
Nami                           : Mulut tuh gampang bilang move on…tapi hati mah susah Fi
Ulfiana                              : Ya coba dulu dooong….
Nami                           : Hancur lebur nih hati saya.. bener- bener hancur..
Ulfiana                              : Sabar ya Nami… saya ikut sedih



Keesokan harinya Nurrahman  menghampiri Anisach dan Ulfiana yang tengah makan di kantin
Nurrahman               : Eh, pada liat si Naminggak?
Ulfiana                  : Biasa, keperpus ada tugas karya ilmiah kayanya membahas tentang apa yaaa… masalah lingkungan lingkungan gitu deh
Ulfiana                  : Ya biasalah Ram, sibuk dengan laptop nya dia. Oh iya di bbm aja sih..
Nurrahman               : Nggak di read
Ulfiana                  : Ehh…tunggu! Kok kayaknya khawatir banget sih….wahhh
Anisach                 : Ciee… cieee jangan jangan…
Ulfiana                  : Jangan bilang lu naksir Nami
Nurrahman               : emm…kalo iya mengapa ? Yaudah gue duluan ya…
Ulfiana                  : Wah,,,, Nami…Nurrahman? Cieee nggak nyangka nih
Anisach                 : Iyaa… nggak nyangka…
Akhirnya mereka melanjutkan makan di kantin

Saat pagi hari tiba, hari itu adalah hari Ulangan Harian Bahasa Indonesia yang gurunya adalah Bu Rika, guru killer yang sangat menyeramkan .
Rika                   : Anak- anak masukkan buku kalian, simpan di depan , hp kumpulkan di depan
Siswa              : Iya Bu.
Rika                   : Oh iya, hari ini kakak kelas  kalian ikut ulangan kalian karena dia mengikuti ulangan harian susulan
Siswa              :Ohh iya bu
Ulfiana                  : Cie … Nami.,, dag dig dug tuh
Nami               : apaan sih… fi
Anisach                 : Ya ampun ada Nifal , semangat deh ngerjainnya…
Aldi                 : Bu, boleh pake pensil nggak?
Bu Rika             : Pensil ?
Aldi                 : Pensil Alis bu ... hahha
Saat ulangan , Nifal melihat- lihat kebelakang dan melihat kearah Nami, Namiun Namitak melihatnya. Selanjutnya Aldi mengeluarkan contekan yang berada di kakinya, di bawah kolong mejanya dan di hpnya.  Karena Namirisih akan hal itu, ia melapor kepada Bu Rika bahwa Aldi mencotek. Aldi pun kesal kepada Nami.
Rika                   : Aldi , keluar Kau!
Bu Rika merobek kertas ulangan Aldi dan menyuruh Aldi keluar kelas.
Tiba- tiba Pak Yugie, guru olahraga yang sangat keren lewat dan melihat ke arah bu Rika. Bu Rika pun langsung salah tingkah dan menjadi genit kepada Pak Yugie.
Aldi terus dendam kepada Namikarena masalah itu. Saat Namikeluar kelas, Aldi menyenggol bahu Namidengan sengaja dan hampir membuatnya jatuh.

Di Kantin
Ulfiana dan Namipergi ke kantin dan memesan dua buah minuman.
Nami               : Bu limunnya 2 ya..
Ibu jualan      : Iya, ini…5 ribu
Namiun aldi segera menyerobot minuman itu
Aldi                 : Ini buat gue dulu kan!
Ulfiana                  : ih Aldi itukan punya kita
Aldi                 :Oh yaudah ini buat lu dan ini buat temen lu yang sok cari muka…
Aldi menumpahkan minuman tersebut ke rok milik Nami. Nifal melihat hal itu dan dia merasa kesal kepada Aldi
Nifal                         : Eh lu, biasa aja dong
Aldi                 : Apaan sih lu! Gue nggak ada masalah sama lu ! Nggak usah ikut campur
Nifal             : Itu jadi masalah gue karena lo udah nyakitin cewek
Aldi                 : Oh sok pahlawan yak lu ! gue tunggu ntar pulang sekolah di lapangan !
Nifal                         : Siapa tsayat!
Nami               :Nifal, kau nggak apa- apa kan?
Nifal             : Nggak apa apa kok
Ulfiana                  : Oh iya ... jangan berantem ama dia yah... kau tau kan dia itu jago karate
Nifal             :Iya , tenang aja nggak akan kok... yaudah gue pergi dulu ya

Di luar sekolah Aldi dan Nifal bertemu, mereka pun saling menatap dan berkelahi
Aldi                 : Gede juga ya nyali lo *bertepuk tangan
Nifal                         : Udah deh jangan banyak bacot
Nifal dan Aldi pun berkelahi... Aldi berhasil memukul pipi Nifal dan Nifal akhirnya mengalahkan Aldi. Setelah Aldi kalah Aldi pun pergi dan pulang ke rumahnya
Saat Nifal akan pulang ke rumah... ia bertemu dengan Namidan Anisach
Ulfiana                  : Nami, itu Nifal! Liat mukanya memar- memar
Nami               : Gimana keadaan kau Nifal?
Ulfiana                  : Kasih plester gih Nami!
Nami               : Mau plester?
Nifal             : Makasih ya...
Namidan Ulfiana pun pergi meninggalkan mereka

Namidan Anisach berkunjung ke rumah Ulfiana, mereka mengerjakan tugas bahasa Inggris yang ditugaskan oleh guru Mereka
Anisach                 : Nami, udah ketemu belum materinya?
Nami               : Belum nih susah banget , jarang di internet juga
Ulfiana                  : Eh liat deh , kemaren saya baru beli buku di Gramedia
Anisach                 : Buku apa itu fi?
Ulfiana                  : Judulnya “ 3 tahapan Mendapatkan Hati Cowok Idamanmu”
Nami               : Wah...keren banget tuh!
Ulfiana                  : Cie...Nami, emang mau ngedapetin hati siapa siiih?
Anisach                 :Kalo saya mau ngedapetin hatinya Nifal doong
Ulfiana  dan Namilangsung terdiam sejenak.
Anisach                 :Kok, kalian pada diem sih?
Ulfiana                  : Nggak , kok enggak hehehe....
Anisach                 : Oh iya,,, kau sebenernya naksir siapa sih Nami?
Nami               : Emm.,... nggak kok, saya nggak naksir siapa- siapa hehe
Ulfiana                  : Oh iya ini cara mendapatkan pria idaman ... dengerin ya..
                        tahapan Pertama:
Kenakan parfum yang paling disukai pria, misalnya Candies dan White Diamond. Meski banyak parfum yang disukai pria, Namiun dua merek itu yang biasanya paling populer dan disukai oleh pria.
Ingatlah untuk selalu BERBAU MENYENANGKAN, meskipun Anda hanya akan melintas ruangannya saja.
tahapan Kedua:
Gunakan pakaian-pakaian atraktif yang disukai pria, seperti gaun terusan, rok mini dan pakaian pas badan yang menggunakan warna-warna terang .
Seperti halnya parfum, gunakanlah pakaian yang atraktif SETIAP WAKTU,
Mengapa? Karena Anda tak akan pernah tahu kapan akan bertemu pria pujaan, jadi mengapa tak selalu siap mendapatkan perhatiannya bila saat itu tiba-tiba datang? Selalu berpeNamipilan terbaik setiap hari, tak ada salahnya!

JRika Anda merasa tak cantik secara fisik, tutupilah kelemahan itu dengan menggunakan pakaian yang menarik, sehingga tetap enak dipandang. Dan jagalah peNamipilan anda menjadi semenarik mungkin.

tahapan Ketiga:

Dan yang paling penting!
Pria tak akan dapat mengetahui pemikiran Anda, sehingga, jRika Anda tertarik pada seorang pria dan ingin agar ia memperhatRikan Anda, katakanlah dengan menggunakan mata Anda!
Nami               : Oh gitu, berarti saya harus memperbaiki peNamipilan saya kali yah?
Ulfiana                  : Iya gitu... besok saya make over deh

Namipergi ke rumah Ulfiana untuk membuat dirinya tampak berbeda ...
Nami               : Gimana nis? Kau udah siap kan make over saya biar jadi cantik?
Ulfiana                  : Ya...saya ada bukunya nih...pokoknya hari ini kau bakal tampil cantik deh!
Nami               : Yaudah...
Akhirnya Namipun di make over oleh Ulfiana    , Namiun hasilnya mengecewakan.... Namimenjadi sangat pucat dan menor. Saat Namibertemu dengan Nifal yangtengah mencari foto di dekat taman Namitersenyum pada Nifal.
Nifal             : Nami, kau mengapa? Kok kaya mak2 SPG gitu ,,, tebel banget make up nya...hahaaha
Namimerasa sangat kecewa .... ia pun berlari dan duduk di sebelah bangku taman... setelah itu, munculah Aldi yang tengah berjalan- jalan
Aldi                 : heh... hahahhahaha!
Nami               : Apa sih !
Aldi                 : Dasar ondel – ondel hahahhaha....
Namipun merasa sangat sedih dan dia pulang ke rumah... dia sangat kecewa .
Dia pun menyerah dan dia berfikir bahwa sangat tak mungkin Nifal suka sama dia yang sangat jelek.


Siswa siswi tengah bermain- main bernyanyi nyanyi, Namiun tiba- tiba Bu Rika masuk. Dan semua keributan berubah menjadi keheningan.

Bu Rika             : Selamat Pagi Anak- anak!
Siswa – siswi   : Selamat pagi Bu!
Bu Rika             : Sekolah kita diundang untuk mengikuti lomba dNurrahman bahasa inggris... siapa disini yang mau ikut?
Semua siswa siswi disana langsung terdiam ... tak ada satu pun yang berani berbicara
Bu Rika             : Sekali lagi... siapa disini yang bahasa inggrisnya paling bagus?
Siswa siswi      : Namibu!
Nami               : Apa? Saya?  Baiklah bu
Namilangsung mengeluh dan menundukkan kepalanya...
Bu Rika             : Oke, kau Nami...akan berperan sebagai Snow White
Aldi                 : Tapi bu, kalau dia yang meranin Snow White jadinya judulnya “Snow Black” hahaha
Bu Rika             : Aldi , maju berdiri... seperti biasa...tangan kekuping , kaki diangkat satu...
Aldi pun maju dan menjalani hukuman
Anisach                 ; Bu, nanti kita bantu deh biar Namidapat secantik Snow White yang asli
Bu Rika             : Baiklah saya serahkan ke kau ya... pokoknya buat Namisecantik mungkin
Anisach                 : Oh iya Bu. Kalau boleh tau... siapa yang jadi pangerannya
Bu Rika             : Nurrahman... diakan ketua teater sekolah kita
Akhirnya mereka pun belajar bahasa indonesia ...

Akhirnya , Namipun berperan menjadi Snow White... Siswa – siswa pun yang melihat Nami, menjadi tertarik padanya...kini , Namimenjadi lebih cantik dari sebelumnya. Ia pun menjadi populer dan kini ia lebih sering bermain  bersama Nifal dan Nurrahman dibanding sahabat- sahabatnya. Sahabat- sahabatnya, berfikir bahwa setelah Namicantik ia menjadi sombong. Diam – diam Nurrahman ternyata makin menyukai Nami, sementara Anisach makin menyukai Nifal.

Di Kamar Nifal
Nurrahman dan Nifal tengah bermain gitar dan mengobrol bersama
Nurrahman               : Fal, gue lagi naksir cewek nih
Nifal             : Widih , siapa tuh?
Nurrahman               : Ada deh... pokoknya dia tuh tadinya bebek yang sekarang jadi angsa
Nifal             : Yang Pasti bukan Namikan?
Nurrahman               : Kok lu tau! Itu dia Nami... gue suka ama dia
Nifal             : Oh yaudah gue bantu deh elu buat ngedapetin Nami,,,, tenang aja sob
Nurrahman               : Wah lu tuh emang sahabat terbaik deh Fal
Sebenarnya , di lubuk hati yang terdalam Nifal sangat kecewa karena sebenarnya dia menyukai Namisemenjak Namibelum menjadi cantik. Semenjak ia pertama bertemu dengannnya.
Nurrahman               : Oh iya Fal,,, sebenernya Anisach naksir lu tau
Nifal                         : Ah serius lu?
Nurrahman               : Bener deh ! Sueerr
Nifal             : Terus urang kudu umroh kitu?
Nurrahman               : Ya , lu harus tembak dia
Nifal             : Yakin?
Nurrahman               : Banget ,...percaya nggak rugi deh jadian ama Ulfiana. Besok kan Ultah Ulfiana..lu tembak dia besok aja.
Nifal             : Iya..sip sip

Hari ini teman – teman Anisach pergi ke rumahnya untuk merayakan ulang tahunnya  dan membawa beberapa kado untuknya.

Ulfiana                  : Makasih ya teman udah dateng ke acara ulang tahun ku
Nami               : Iya dong... kan kau temen baik kita
Aldi                 :Nih kadonya...
Ulfiana                  : Makasih...
Anisach                 : Ehh main jujur berani yuukk!!
Ulfiana                  : Ayooo!
Nifal             : Yaudah ayo mulai
Merekapun bermain jujur berani
Anisach                 : Nahh...Nurrahman kena, jujur apa berani?
Nurrahman               : Jujur dehh!
Anisach                 : Ceritain kisah lucu kau
Nurrahman               : Jadi gue pas kecil pernah suka sama cewe yang ternyata disukai juga sama si Nifal dan karena itu, kita jadi musuhan  selama 6 bulan . Akhirnya kita bikin perjanjian kalo kita nggak bakal suka sama cewek yang sama demi menjaga persahabatan kita
Ulfiana                  : hah? Serius? Ckckck untung sekarang kalian nggak suka sama cewek yang sama yah... kalo sama ribet deh
Nifal             : Ohh iya ...gue mau jujur...
Anisach                 : Wahh...dalam rangka apa nih ?
Nifal             : Ulfiana, sebenernya gue suka sama lu sejak pertama kita ketemu
Anisach                 : hah? Beneran? Iya gue juga suka banget sama lu
Nifal             : Lu mau kan jadi cewe gue?
Anisach                 : Sorry saya nggak dapat....
Nifal             : tapi mengapa?
Anisach                 : Saya nggak dapat nolak kau...
Nami               : ciee....
Sebenernya Namisangat cemburu dan kecewa mengetahui bahwa Nifal menyatakan cintanya pada Anisach dan akhirnya mereka jadian.
Hari valentine adalah hari yang dianggap special oleh anak- anak remaja yang memiliki kekasih, begitu pula dengan Nami. Walaupun Namitak memiliki kekasih, ia mendapat banyak coklat dari teman- teman prianya yang naksir padanya.
Nifal tiba-  tiba menghampiri Namidan membawakan bunga mawar untuknya.
Nifal             : Nami...selamat hari valentine ya
Nami               : Makasih Nifal
Nifal             : Ini bukan dari saya, tapi dari temen saya...
Nifal pun langsung pergi...Namimebaca surat yang terdapat di bunga itu
                        “Saya mau kita ketemu di Warung Steak jam  3 sore ini”
Namimasih bingung mengenai surat itu, Namiun dia sangat senang karena dia fikir surat ini untuk dia.

Namipergi ke Warung Steak dan dia melihat Nurrahman
Saat Namitiba di Warung Steak Nurrahman melambaRikan tangan ke arah Nami.
Nami               : Eh ada kau Nami, tengah apa?
Nurrahman               : Sini, duduk.
Namimenjadi sangat bingung karena ia mengira bahwa yang mengirim surat adalah Nifal... di dekat cafe ternyata Nifal tengah melihat ke arah Ram dan Namidan merasakan kesedihan yang mendalam.
Nurrahman               : Kau udah dapet mawar  dari saya kan?
Nami               : Mawar yang mana?
Nurrahman               : Yang saya titipin ke Nifal
Nami               : Ohh itu.. udah kok..
Nurrahman               : Namimaukah kau jadi pacar saya?
Namihanya tersenyum dan lalu mereka mengobrol . Namitak berkata ya atau pun tak kepada Nurrahman. Mereka pun selalu bersama di hari- hari berikutnya walau sebenarnya Namitak mencintai Nurrahman... ia hanya mencintai cinta pertamanya...Nifal.

Nami               : Ram, sorry saya tak dapat melanjutkan hubungan kita
Nurrahman               : Tapi mengapa?
Nami               : Ada orang lain di hati saya
Nurrahman               : Siapa ?
Nami               : Kau nggak perlu tau.. pokoknya saya nggak cukup baik buat kau
Nurrahman               : Yaudah kalo itu mau kau

Nifal                         : Fi , saya rasa hubungan kita sampe disini aja ya
Anisach                 : maksud kau?
Nifal             : Saya mencintai orang lain Nis, Sorry ya
Anisach                 : Jadi selama ini?
Nifal                         : Sorry ya NIs
Anisach                 : yaudah ...
Nifal             : Semoga saja kau mendapat orang yang lebih baik dari saya ya
Anisach                 : Semoga saja, walaupun hari ini kau mengukir luka d'hatiku ,
saya akan tetap mencintai mu seperti saya mencintai mu kemarin.

Dirumah Nifal
Bapak Nifal tengah berbincang – bincang dengan bersama Bapak dan Ibunya.
Bapak               : Nak, kau mau melanjutkan study di Amerika nggak? Bapak menemukan sebuah universitas yang bagus buat kau
Ibu                   : Iya Nifal. Kau sekaligus dapat mengasah kemampuan fotografi kau
Nifal             : Serius Pak? Bu?
Ibu                   : Beneran...
Bapak               : Setelah kau lulus kau kesana
Nifal             : Oke deh Pa... makasih banyak ya...
Setelah lulus Sekolah Nifal pun pergi merantau ke Amerika, begitupun dengan Nami. Ia mendapat beasiswa , Namiun di  Italia.

Beberapa tahun lalu Nifal  menjadi seorang pebisnis yang sukses dan seorang fotografer, sementara Namimenjadi seorang peneliti muda yang sukses dan mendirRikan laboratorium yang terkenal di Amerika .

Suatu saat, mereka dipertemukan dalam sebuah wawancara

Host                  :Selamat datang di acara Go Find
Sekarang kita akan mewawancarai dua insan yang sangat sukses dan berasal dari negara yang sama. Kabarnya mereka dulu satu sekolah di SMK .
Mari kita Sambut Namiira dan Nifal.
Host                  : Apa kabar Nami?
Nami               : Baik, terimakasih
Host                : Apakabar Nifal?
Nifal                         : Baik terimakasih
Host                 : Selamat datang di Acara Go Find... pertanyaan pertama.. apasih yang melatarbelakangi kesuksesan kalian di saat yang muda ini?
Nifal             : Kefokusan, percaya diri dan keyakinan
Nami               : Kerja Keras, tak mudah menyerah
Host                  : Untuk mas Nifal, Apakah Anda sudah menikah?
Nifal             : Saya menunggu seseorang  peneliti dari Amerika yang merupakan cinta pertama saya
Host                 : Wah...bgimana dengan mbak Nami?
Nami               : Saya masih menunggu kakak kelas saya saat SMK dulu yang membuat saya jatuh hati.

Akhirnya Nifal menyatakan cintanya ke Nami. Mereka pun menjadi bahagia sementara Nurrahman menemukan wanita lain begitupun dengan Anisach yang menemukan pria yang tulus mencintainya. Bertemu denganmu adalah takdir, menjadi temanmu adalah pilihanku, tapi jatuh cinta denganmu itu sungguh diluar kemampuanku.

Naskah drama - END

Nama pemeran drama diatas dapat Anda sesuaikan sendiri dengan kebutuhan sahabat pembaca. Kemudian untuk susunan teksnya juga bisa Anda perbaiki jika diperlukan.

Demikian contoh naskah drama untuk 8 pemain, semoga contoh naskah drama ini bermanfaat bagi Anda. Jika Anda membutuhkan contoh naskah drama lainnya, silakan cari melalui kategori artikel contoh drama.

Related Posts: