Contoh Naskah Drama 9 Orang

Berikut ini adalah contoh teks drama untuk 9 orang pemeran yang mungkin sedang Anda butuhkan. Sebelumnya saya sudah memposting sejumlah contoh naskah drama; contoh naskah drama 5 orang, contoh naskah drama 6 orang dan contoh naskah drama 7 orang.

Contoh teks skenario drama 9 orang dibawah ini merupkana jenis naskah drama singkat. Langsung saja, berikut teks dialognya.

Judul drama : Liburan
Tema drama : Remaja
Penokohan  : -

1. Ali
2. Alan
3. Amin
4. Anam
5. Jaya
6. Risa
7. Alia
8. Nina
9. Lisa

Mereka yang berjumlah 9 orang adalah sahabat antara satu sama lain. Mereka banyak bergi tentang keseharian masing-masing dan sering menghabiskan waktu bersama-sama. Pada suatu kesempatan Amin bermaksud mengajak teman-temannya untuk berlibur kerumah kakeknya dikampung yang dinilainya sangat pas untuk menghilangkan stress.

Ali :
Nggak nyangka hari ini kita bisa pada ngumpul bareng, padahal nggak direncanakan sebelumnya.

Alan :
Iya nih, gue juga heran kok bisa-bisanya ya kita ngumpul bareng kayak gini padahal nggak ada acara sebelumnya.

Amin :
Iya, mungkin inilah sahabat, nggak perlu dirancang juga pada ketemu sendiri momen dimana kita semua pada ngumpul bareng.

Anam :
Bener kata kamu Min, dan yang namanya sahabat itu memang cukup berarti, buktinya baru bisa ngumpul bareng kayak gini aja aku udah seneng banget.

Jaya :
Yup, setuju sama kami Nam. Gue juga seneng banget kalau lagi ngumpul rama kayak gini, jadi seru dunia ini!

Risa :
Oya, kalian apa kabar semuanya? Pada baik-baik semuanya kan?

Alia :
Alhamdulillah... aku baik-baik saja, sehat wal'afiat nggak kurang satu apapun. Kamu Nin, apa kabar? Masih lancar kan yang kemarin?

Nina :
Ya, so far so god lah.. semoga tetep bisa seperti yang direncanakan sedia kala. Jadi makin asyik kan kalau nggak ada kendala.

Lisa :
Eh... apaan yang lancar nih? Nggak mau ngasih tahu aku ya!

Nina :
Apaan sih Lis, nggak penting kok. Udah deh nggak usah dibahas, mendingan kita ngebahas yang lainnya ama teman-teman cowok kita yang pada ganteng ini.

Ali :
Kalau cowok emang nggak pernah cantik kan Nin? yang ada cowok emang selalu ganteng.

Alan :
Benar tuh bilang si Ali!

Amin :
Eh Lis, kamu besok ada acara nggak?

Lisa :
Kenapa emang? Nggak tahu ya.. tapi kayaknya aku nggak ada acara apa-apa deh besok. Mau ngajak kemana emang?

Alia :
Iya, mau ngajak Lisa kemana kamu Min?

Amin :
Bukannya ngajak Lisa doang, aku mau ngajakin kalian semuanya untuk main kerumah kakek aku di kampung.

Lisa :
Oya? asyik dong!

Amin :
Pastinya seru banget sih.. disana kita bisa menikmati pemandangan yang indah, udah gitu suasananya juga tentrem banget. Ayik banget deh pokoknya.

Jaya :
Seru tu.. Yuk pada kesana rame-rame besok.

Anam :
Iya, kedengarannya menggoda banget tuh.

Amin :
Ya udah, besok siapa saja yang maun ngikut biar disiapin "TIKETNYA" nih?

Teman-teman Amin :
Aku, gue,,, Semuanya pada ngikut.

Amin :
Ok, besok kita ketemu di rumah Lisa jam 8 pagi. Kita berangkat pake mobil papaku. Ingat! jangan telat ya!

Teman-teman Amin :
Oke boss.. besok jam 8 pagi kami pasti udah standby dirumah Lisa.

Keseokan harinya, tepatnya jam 8 pagi Amin akhirnya tiba dirumah Lisa dengan membawa sebuah mobil cherry. Disana teman-temannya sudah pada nunggu, dan mereka pun lekas berangkat untuk berlibur dirumah kakek Amin disebuah perkampungan yang dipenuhi kehijauhan.

Demikian contoh naskah drama 9 orang dengan tema seputar kehidupan remaja, semoga contoh naskah drama diatas bermanfaat bagi Anda.

Related Posts:

Contoh Drama Anak Sekolah

Kembali saya share contoh naskah drama. Contoh naskah drama kali ini adalah naskah drama anak sekolah. Sebelumnya saya sudah share contoh naskah drama komedi atau drama lucu, dan kali ini adalah sebuah drama tentang anak sekolah.

Bagi Anda yang sedang membutuhkan contoh teks drama lainnya, sebelumnya saya juga sudah memposting beberapa teks drama, diantaranya adalah contoh naskah drama untuk 9 orang dan contoh naskah drama kelas.

Judul drama : Anak sekolah
Tema : Sosial
Jumlah pemeran : 4 orang

Penokohan :

Budi: Rajin
Runi: Rajin
Yahya: Rajin
Budi: Pemalas

Sinopsis 

Budi, Runi, Yahya dan Toni adalah empat orang bersahabat dimana kebersamaan mereka sudah terjalin sejak mereka duduk dibangku sekolah dasar. Kini mereka berempat sudah berada dibangku sekolah SMP.

Pada suatu hari Budi menanyakan tentang kesiapan ketiga temannya untuk mengikuti ulangan bahasa Indonesia yang akan dilangsungkan keesokan harinya. Dari ketiga temannya, ternyata Toni tidak belajar sama sekali dan lebih memilih untuk menghabiskan wakunya dengan bermain PS.

Budi :
Besok kita akan ada ulangan bahasa Indonesia, apa kalian sudah pada siap?

Runi :
Sudah dong.. aku sudah belajar dari kemarin-kemarin untuk mempersiapkan diri menghadapi ulangan besok.

Yahya :
Aku juga sudah belajar kok. Ya.. muda-mudahan saja nanti nilaiku bagus! Kalu kamu Ton?

Toni :
Aku nggak belajar.

Budi :
Kok nggak belajar Ton? emang kamu ngapain aja? main PS doang ya?

Toni :
Iya sih.. tiap malem aku ngabisin banyak waktu untuk main PS doang. Urusan belajar aku nggak seberapa peduliin.

Runi :
Wah.. payah kamu Ton! nanti kalau nilai kamu jelek gimana?

Toni :
Ya nggak gimana-mana. Kalu aku bisa ya aku kerjakan, kalau nggak bisa ya mau gimana lagi.

Yahya :
Ton, kamu nggak bisa gitu dong. Seorang pelajar itu harus mau belajar, dan belajar itu bukan hanya waktu kita disekolah saja, tapi dirumah pun kita harus belajar, terlebih lagi jika kita belum menguasai mata pelajaran tersebut.

Budi :
Nah, bener tu apa yang dibilang Budi. Kamu nggak malu kalau nanti nilai kamu jelek? orang kita temen-teman kamu saja pasti ngerasa malu ama yang lain kalau nantinya nilai kamu dibawah standar.

Toni :
Kalian malu kenapa? kan yang nilainya jelek itu aku, bukan kalian?

Runi :
Ya meskipun yang nilainya jelek itu kamu, tapi kami semua ini kan sahabat kamu?! apa yang terjadi sama kamu, baik itu baik ataupun buruk kan sebagai teman kita ikut menanggungnya juga.

Yahya :
Iya, kamu mestinya belajar seperti kita Ton. Udahlah, kami nggak melarang kamu main, tapi ya kamu harus tetepa punya jadwal untuk belajar dirumah dong.

Toni pun merasa teman-temannya tersebut ternyata punya perhatian yang sangat mendalam kepada dirinya sehingga dia merasa telah melakukan kesalahan. Toni akhirnya berjanji bahwa dia akan mengikuti nasehat teman-temannya untuk belajar secara rajin.

Toni :
Baiklah, mungkin memang ada yang salah denganku. Ok, setelah ini aku akan ikuti nasehat kalian, aku akan belajar seperti kalian.

Teman-teman Toni :
Nah, itu baru Toni. Bagus kalau kamu sudah sadar, bahwa pendidikan itu penting bagi kita.

Naskah drama anak sekolah - END

Demikian contoh naskah drama anak sekolah yang dimainkan oleh 4 orang pemeran, semoga bermanfaat bagi Anda.

Related Posts: